Standar Biaya Arsitek IAI dan Penentuan Kategori Bangunannya

Di benak banyak orang atau bahkan Anda salah satunya, biaya arsitek IAI itu mahal dan hanya untuk desain rumah mewah. Arsitek-arsitek yang tergabung di IAI beragam, begitu pula tarif yang ditawarkan sehingga selalu bisa disesuaikan dengan budget dan kebutuhan Anda. Jika ingin konsultasi langsung dengan profesional, Anda juga dapat menggunakan layanan Jasa Arsitek untuk membantu perencanaan desain secara menyeluruh. Untuk tahu lebih detail mengenai kisaran biayanya, berikut info yang perlu diperhatikan.

Garis Studio telah mengembangkan berbagai konsep rumah mewah modern dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan setiap klien. Dengan pengalaman lebih dari 9 tahun dan puluhan proyek yang telah dituntaskan, kami dipercaya untuk menangani berbagai tipe proyek, mulai dari hunian pribadi, ruang komersial, hingga bangunan skala besar yang kompleks.

Daftar Isi

Butuh Desain & Bangun Rumah dari Nol?

Semua bisa kami bantu, dari ide hingga jadi.

Daftar Biaya Arsitek IAI dan Pengelompokan Jenis Bangunannya

Sebelum menggunakan jasa arsitek IAI, Anda perlu tahu gambaran umum biayanya agar dapat mempersiapkan budget secara matang. Penghitungan IAI untuk biaya arsitek pada dasarnya berdasarkan persentase dari total biaya konstruksi atau RAB. Lalu lainnya perhitungan untuk menentukan biaya didasarkan pada luas bangunan per m2 khusus rumah kecil.

Biaya Bangunan Sampai …Kategori Bangunan SosialKategori Bangunan 1Kategori Bangunan 2Kategori Bangunan 3
Kurang Rp 200 juta≤ 2,50%6,50%7,00%8,00%
Rp 200 juta2,50%6,50%7,00%8,00%
Rp 2 miliar2,50%5,51%5,90%6,48%
Rp 4 miliar 4,78%5,13%5,60%
Rp 20 miliar 4,20%4,52%4,92%
Rp 40 miliar 3,71%4,01%4,38%
Rp 60 miliar 3,29%3,58%3,92%
Rp 80 miliar 2,92%3,20%3,52%
Rp 100 miliar 2,60%2,88%3,18%
Rp 120 miliar 2,32%2,59%2,88%
Rp 140 miliar 2,07%2,34%2,62%
Rp 160 miliar 1,86%2,12%2,39%
Rp 180 miliar 1,67%1,98%2,20%
Rp 200 miliar 1,51%1,76%2,03%
Rp 220 miliar 1,37%1,62%1,88%
Rp 240 miliar 1,25%1,51%1,76%
Rp 260 miliar 1,16%1,41%1,67%
Rp 280 miliar 1,09%1,34%1,59%
Rp 300 miliar 1,04%1,29%1,54%
Rp 500 miliar 1,00%1,25%1,50%

Berapa biaya arsitek IAI dapat dilihat dari tabel di atas melalui perhitungan biaya bangunan dan persentase tergantung dari kategori bangunan. Bagaimana jika Anda hanya tahu luas bangunan dan bukan perkiraan total biaya yang harus dikeluarkan untuk proyeknya? Metode standar IAI resmi seperti di atas hanya diterapkan ketika biaya bangunan atau RAB sudah jelas.

Selain itu, penggunaan metode di atas biasanya diberlakukan untuk proyek konstruksi rumah atau bangunan menengah hingga besar dan mewah. Sementara penghitungan biaya arsitek berdasarkan luas bangunan hanya akan dipakai ketika Anda membangun rumah/bangunan kecil. Atau luas bangunan hanya diperlukan saat Anda belum tahu biaya bangunan berapa.

Pada tabel tertera kategori bangunan 1-3, lalu juga ada bangunan sosial yang sebaiknya Anda kenali lebih dalam.
    • Bangunan Sosial

Bangunan sosial lebih kepada bangunan non-komersial yang biasanya ditujukan untuk umum atau sebagai bentuk layanan terhadap masyarakat. Salah satu contohnya adalah tempat ibadah seperti masjid dan gereja hingga rumah khusus penampungan yatim piatu (panti asuhan). Bangunan non-komersial adalah ruang bagi masyarakat tanpa dikenakan biaya. Perkiraan biaya arsitek IAI menurut tabel resmi hanya sampai pada total biaya bangunan Rp 2 miliar karena luas terbatas. Kategori bangunan sosial juga meliputi bangunan rumah tinggal biasa dengan luas maksimum 36 m2. Bangunan yang digunakan untuk pelayanan masyarakat lainnya, terutama luas maksimum 250 m2 pun termasuk di dalam golongan ini.
    • Bangunan Kategori 1

Kategori 1 merujuk pada bangunan yang tingkat kompleksitasnya rendah atau terbilang sederhana. Pembangunannya dianggap lebih mudah daripada lainnya, seperti misalnya penginapan dan asrama hingga gudang dan bengkel. Untuk tipe bangunan komersial yang masuk pada kategori 1 adalah bangunan tidak bertingkat hingga tempat parkir.
    • Bangunan Kategori 2

Jika kategori 1 merupakan bangunan berkompleksitas rendah, maka pada kategori 2 tingkat kompleksitasnya menengah atau sedang. Artinya bangunan memiliki karakter dan tingkat kesulitannya di atas rendah tapi masih di bawah tinggi. Tipe hunian atau bangunan ditinggali pada kategori ini adalah kompleks perumahan hingga kondominium dan apartemen. Pabrik dan gardu pembangkit listrik hingga restoran dan gedung perkantoran ditambah bangunan parkir bertingkat juga masuk kategori 2. Lainnya, bangunan komunitas semacam gedung pertemuan serta penjara dan bioskop serta auditorium pun masuk dalam golongan ini. Stadion, sekolah, klinik umum dan klinik spesialis, serta panti jompo tidak ketinggalan.
    • Bangunan Kategori 3

Standar biaya arsitek IAI juga telah ditentukan untuk bangunan kategori 3 yang tingkat kesulitan dan kompleksitasnya lebih tinggi. Bangunan pada kategori ini lebih memiliki karakter, seperti rumah tinggal privat atau hotel hingga bandara atau galeri dan museum. Istana dan monuman serta ruang konser juga termasuk dalam kategori bangunan yang sulit konstruksinya. Untuk tempat ibadah (masjid maupun klenteng atau gereja dan lainnya) dengan luas lebih dari 250 m2 juga termasuk. Gedung pusat penelitian atau laboratorium hingga kampus dan rumah sakit serta sanatorium pun masuk pada kategori 3. Lainnya, kantor kedutaan dan lembaga tinggi negara atau bangunan yang memerlukan dekorasi khusus pun masuk golongan ini.
    • Bangunan Khusus

Bangunan khusus pada dasarnya juga termasuk dalam kategori bangunan rekomendasi standar arsitek IAI. Jenis bangunan khusus ini merupakan milik pemerintah karena yang membiayai serta menggunakannya adalah pemerintah. Jadi persentase biaya arsitek untuk bangunan khusus tidak tercantum, karena hanya mengikuti ketentuan pemerintah yang berlaku.

Baca Juga : Berapa Biaya Jasa Arsitek dan Kontraktor Tipe Rumah Cluster?

Contoh Perhitungan Biaya Menurut Acuan Standar Persentase IAI

Asumsikan Anda membangun rumah 1 lantai dengan luas 120 m2, lalu ambil contoh biaya bangun Rp 5 juta per m2. Kalikan Rp 5.000.000 per m2 dengan luas bangunan 120 m2, maka hasil perhitungan adalah Rp 600.000.000. Cek lebih dulu berapa persentase jasa arsitek IAI untuk pembangunan rumah tinggal; biasanya antara 6-10%, jadi asumsikan 6%.

Kalikan 6% dari Rp 600.000.000, lalu Anda mendapatkan hasil perhitungan biaya arsitek IAI, yaitu Rp 36.000.000. Ambil contoh rincian tahap layanan arsitek dengan biaya tersebut meliputi konsep dan desain awal 20%, lalu proses pengembangan desain 30%. Persentase untuk gambar kerja lengkap ditambah detail 40% dan pengawasan konstruksi berkala 10%.

Bangun Rumah Impian dengan Jasa Arsitektur dan Kontraktor Garis Studio!

Karena merupakan proses jangka panjang, mungkin Anda memiliki kekhawatiran terhadap rencana membangun rumah. Jika ini pertama kali bagi Anda dan sama sekali tidak tahu-menahu tentang dunia konstruksi, maka sangat wajar jika kecemasan melanda. Apakah hal-hal seperti berikut ini yang mulai terpikir oleh Anda?
  • Proses desain rumah/bangunan harus dimulai dari mana.
  • Cara menyusun layout ruangan yang benar dan ideal agar proporsional dan nyaman dihuni.
  • Pembengkakan biaya karena risiko kesalahan atau ketidakmatangan pada desain rumah.
  • Kontraktor yang kurang profesional dan tidak mengutamakan transparansi.
  • Hasil akhir yang jauh lebih rendah atau buruk dari apa yang Anda harapkan.

Setelah melihat standar ketentuan biaya arsitek IAI di atas, Anda bisa datang ke Garis Studio untuk berkonsultasi. Melalui layanan Jasa Arsitek Rumah, kami siap membantu Anda merencanakan desain dari awal hingga tahap akhir secara lebih terarah dan profesional. Hubungi kami di 0822-1111-7071 untuk memercayakan proses desain dari awal sampai akhir, termasuk pengawasan konstruksi maupun jasa kontraktor. Ide hingga gambar kerja lengkap siap bangun akan kami pastikan sesuai dengan ekspektasi Anda.

Seberapa bermanfaatkah postingan ini?

Klik bintang untuk menilainya!

Peringkat rata-rata 5 / 5. Jumlah suara: 1510

Belum ada suara sejauh ini! Jadilah yang pertama menilai posting ini.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave A Comment