Estimasi Umum Biaya Arsitek Per m2 2026
- adminweb
- January 8, 2026
- Tips & Trick
- 0 Comments
Saat merencanakan pembangunan rumah, salah satu hal yang perlu Anda pikirkan adalah berapa biaya arsitek per m2 dan cara menghitungnya. Jangan sampai Anda tidak tahu-menahu detail biaya desain dari awal dan hanya sekadar menyerahkan ke jasa arsitek sepenuhnya. Agar pengaturan budget lebih rapi, berikut gambaran perhitungannya bagi Anda.
Daftar Isi
Kisaran Umum Biaya Arsitek Per m2 Terbaru
1. Biaya Menurut Komponen atau Layanannya
Ketika mencari tahu info biaya jasa arsitek, Anda harus tahu bahwa tarif bisa sangat bervariasi antara satu dengan lainnya. Hal ini dikarenakan layanan yang berbeda-beda, seperti misalnya hanya desain konseptual seperti denah saja atau ada gambar kerjanya. Gambar kerja mendetail sudah termasuk struktur kompleks dan pengawasan tentu dihargai lebih mahal.
Anda juga tentunya ingin bekerja sama dengan arsitek yang reputasinya terkenal bagus daripada yang biasa saja bukan? Faktor ini pun ikut memengaruhi biaya, karena semakin reputasinya baik dan berpengalaman pasti standar dan kualitasnya lebih tinggi. Kompleksitas desain seperti ada tidaknya detail rumit juga berdampak pada biaya, berikut kisaran umumnya.
Komponen/Layanan | Estimasi Biaya |
Desain konseptual atau awal (mulai dari sketsa dan layout dan ide awal) | Rp 150.000-300.000 per m2 |
Gambar kerja lengkap (sudah termasuk denak dan struktur hingga detail teknis dan gambar konstruksi) | Rp 300.000-1.000.000 per m2 (kompleksitas desain menentukan) |
Paket lengkap (sudah termasuk desain dan struktur hingga MEP dan RAB serta gambar kerja lengkap) | Rp 90.000-170.000 per m2 (terhitung lebih murah daripada tarif layanan lengkap plus pengawasan dan detail tinggi) |
Pengawasan pelaksanaan konstruksi (arsitek berada di lokasi pembangunan untuk mengawasi) | 5-10% dari seluruh biaya pembangunan |
Desain dan konsultasi untuk rumah standar minimalis atau sederhana | Rp 50.000-150.000 per m2 (biasanya mencakup hanya sketsa atau gambar kerja dasar, belum lengkap) |
2. Biaya Menurut Metode Perhitungannya
Estimasi biaya arsitek per m2 umumnya ditentukan pula oleh metode perhitungannya, misalnya berdasar desain rumah per m2. Atau, bisa juga didasarkan pada arsitek individu atau berupa firma; keduanya memiliki perbedaan harga yang cukup besar. Daripada hanya asal menebak biaya jasa arsitek, berikut kisaran yang Anda perlu ketahui selanjutnya.
Metode | Estimasi Biaya per m2 |
Desain rumah per m2 dan arsitek individu | Rp 150.000-400.000 |
Firma atau arsitek dengan reputasi | Rp 300.000-750.000 |
Jenis rumah (mulai dari yang sederhana hingga besar dan mewah) | Rp 150.000-1.500.000 |
Biaya umum rumah tinggal standar (dalam bentuk paket standar) | Rp 100.000-300.000 |
Baca Juga : Tips Menghitung Biaya Arsitek Profesional
Cara Menyaring Arsitek Rumah agar Sesuai Kemampuan Finansial
1. Mengecek Portofolio
Jika Anda tidak ingin kecewa atau menyesal, cek portofolio jasa arsitek yang Anda anggap terpercaya. Periksa lebih dulu proyek-proyek yang pernah arsitek tersebut tangani agar mengetahui seperti apa gaya dan pengalaman mereka. Dari portofolio lebih mudah menilai konsistensi mereka serta apakah gaya proyek mereka sesuai dengan selera Anda.
2. Memeriksa Legalitas Arsitek
Biaya arsitek per meter seringkali dapat menentukan apakah jasa arsitek tersebut benar-benar bersertifikasi dan punya kredibilitas bagus. Jika pemasangan tarif terlalu murah sampai tidak masuk akal dan terkesan asal, ada kemungkinan jasa ini tidak legal atau abal-abal. Periksa lisensi resmi mereka supaya ada jaminan keamanan hukum dan kualitas hasil proyek.
3. Membandingkan Layanan dan Tarif Beberapa Jasa Arsitek
Anda bisa jadi melewatkan penawaran yang lebih baik karena berkutat pada tarif terlalu murah tanpa ada kejelasan kualitas layanan. Jadi agar tidak menyesal sebaiknya Anda punya beberapa kandidat arsitek untuk dibandingkan, mulai dari portofolio hingga jenis layanan dan tarif. Nilai juga komunikasi dan solusi pengelolaan budget supaya Anda dapat yang terbaik.
4. Menentukan Kebutuhan dalam Pembangunan Rumah
Saat sudah menemukan arsitek yang pas dari segala sisi (layanan dan tarif), pastikan Anda juga telah menentukan kebutuhan pembangunan rumah. Miliki konsep mulai dari gaya rumah hingga jumlah ruang dan detail lainnya agar dapat Anda infokan ke jasa arsitek. Jika konsep jelas dari awal, arsitek kemudian mampu membuatkan desain yang sesuai kebutuhan Anda.
5. Membicarakan Budget di Awal
Selain mendiskusikan konsep gaya rumah, di awal Anda juga sebaiknya menanyakan kisaran biaya arsitek per m2 demi pembuatan perencanaan budget. Tidak masalah memberi tahu arsitek tentang anggaran yang dimiliki supaya mereka dapat menyesuaikan desain dan konstruksi dengan biaya Anda. Hal ini bertujuan menghindari biaya dadakan di tengah proyek.
6. Memastikan Kelengkapan Layanan
Tarif rendah memang menggiurkan, terutama bila Anda ada keterbatasan dana tapi bukan jadi alasan untuk pilih arsitek sembarangan. Lihat secara detail layanan apa saja yang bisa Anda peroleh dari paket yang ditawarkan. Layanan penting yang Anda perlu dapatkan meliputi RAB dan gambar kerja lengkap ditambah revisi desain hingga pengawasan proyek.
7. Mengutamakan Nilai
Tarif rendah tidak selalu menunjukkan jasa itu abal-abal, tapi juga menunjukkan layanan kurang lengkap. Bukan hanya kualitas rendah, tapi batasan revisi yang sedikit hingga tingkat detail desain yang kurang. Pada beberapa penawaran murah bahkan tidak ada pengawasan, jadi pastikan pilih arsitek berlayanan lengkap walau harus bayar sedikit lebih mahal.
8. Memastikan Arsitek Berpengalaman untuk Tingkat Kompleksitas Rumah Tinggi
Biaya arsitek per m2 berpengalaman tentu lebih tinggi daripada yang jam terbangnya masih rendah. Namun arsitek tipe ini justru mampu menangani proyek pembangunan rumah yang lebih rumit, seperti rumah besar dan mewah. Mereka lebih dapat diandalkan untuk rumah berdesain unik dengan banyak detail dan fitur daripada memilih arsitek pemula.
9. Minta Rincian Layanan Termasuk Kontrak Kerja
Tidak hanya biaya lengkap, Anda juga sebaiknya minta penawaran tertulis meliputi metode perhitungan biaya dan lingkup layanan. Pastikan batas jumlah revisi serta seperti apa proses kerja dan jadwal proyek untuk dimasukkan ke dalam kontrak kerja. Kontrak kerja tertulis diperlukan agar transparansi terjaga dan tidak ada perubahan apapun di luar kesepakatan.
10. Memastikan Komunikasi dengan Arsitek Lancar dan Nyaman
Arsitek profesional dan berpengalaman selalu siap mendengar konsep yang Anda jelaskan dan inginkan, termasuk menanggapi setiap pertanyaan secara solutif. Pastikan komunikasi dua arah dan lancar dari awal sampai selesai agar proses pengerjaan berjalan baik. Bila Anda merasa nyaman dan arsitek juga responsif, dijamin hasil akhir konstruksi memuaskan.
Jasa Arsitek Garis Studio, Mitra untuk Hasil Terbaik Tanpa Risiko Biaya Tersembunyi
Total biaya arsitek per m2 biasanya sebanding dengan hasil yang Anda dapatkan di akhir terutama jika mengandalkan layanan arsitek profesional. Dan jika Anda masih bingung perihal biaya agar bisa menyesuaikan budget, Garis Studio hadir untuk membantu secara transparan. Konsultasikan dengan kami desain hingga budget serta detail lainnya dan kami bisa beri solusi.
Hubungi Garis Studio di 0822-1111-7071 bila ingin perancangan rumah yang matang dan diskusi soal biaya arsitek per m2. Mulai dari konsep desain sampai dengan gambar kerja lengkap sekaligus pengawasan dan pengarahan teknis selama proyek kami sediakan. Walau bangun rumah itu prosesnya panjang, berpartner bersama kami tidak akan mengecewakan.
Seberapa bermanfaatkah postingan ini?
Klik bintang untuk menilainya!
Peringkat rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0
Belum ada suara sejauh ini! Jadilah yang pertama menilai posting ini.
We are sorry that this post was not useful for you!
Let us improve this post!
Tell us how we can improve this post?